Jurnalisme Damai

Standard

              Jurnalisme damai adalah merupakan upaya untuk meluruskan hal-hal yang menyimpang dalam pemberitaan dari suatu peristiwa dan berusaha memberikan berita yang tidak menyudutkan atau mempengaruhi salah satu pihak dari peristiwa tersebut yang akan mengakibatkan pecahnya peristiwa baru dan lebih mengepentingkan aspek pemberitaan yang lebih mendorong untuk menyelesaikan peristiwa yang terjadi . Dan dalam kenyataanya suatu konflik berkemungkinan terjadi dimana saja dan kapan saja untuk itu jurnalistik damai akan memiliki peran, didalam peran itu hanya ada dua pilihan apakah peran dari jurnalistik damai itu dapat memberitakan suatu konflik yang berakibat perdamaian atau bahkan meruncingkan keadaan menjadi lebih buruk lagi.

              Pers sebagai media dalam pemberitaan dan penyampaian informasi ke public memiliki sarana sebagai sarana penghibur, mendidik dan memberikan pandangan baru untuk masyarakat, dengan bebasnya pers dalam membuat berita pada perjalanan praktiknya bukan berarti harus benar-benar bebas membuat berita tentunya tetap harus sesuai pada kode etik jurnalistik yang berlaku mengenai jurnalisme damai ini. Yang terpenting dalam jurnalisme damai ini sebuah pemberitaan yang dibuat dari sebuah peristiwa atau konflik akan memiliki dampak yang baik bagi para penikmat dari berita itu tanpa menghasilkan sebuah opini yang negative baru yang berkembang dimasyarakat dan akan menimbulkan sebuah kesenjangan social yang mengakibatkan perpecahan dan melahirkan pandangan yang dapat mempengaruhi khalayak banyak yang berakibat buruk kedepannya. Peran jurnalisme damai harus dapat menjembatani konflik dari kelompok-kelompok yang bertikai dan pers dalam hal ini harus memiliki kekuatan untuk memberikan alternative solusi dari perjalanan konflik itu diluar solusi yang diberikan atau dikeluarkan dari pihak yang bertikai dan pers juga harus sangat memperhatikan hak asasi manusia ditengah perbedaan baik dalam hal budaya, kebiasaan dan bahasa selain itu pers juga harus dapat menggunakan pendekatan yang halus dan tidak mencurigakan untuk masuk kedalam area konflik tersebut.

                Jurnalisme damai pada dasarnya adalah upaya meluruskan kembali apa yang menyimpang dari jurnalisme dalam praktik. Prinsipnya, jurnalisme itu tujuannya untuk kepentingan publik, untuk kebaikan masyarakat luas. Ketika suatu pemberitaan kemudian tidak memberi kebaikan untuk masyarakat –misalnya, karena cara pemberitaannya yang kurang mempertimbangkan bagaimana menyelesaikan konflik, atau malah cara pemberitaan itu berpotensi menbuat konflik jadi semakin berkepanjangan– maka di situ muncul jurnalisme damai. Yaitu, upaya mengembalikan jurnalisme kembali ketujuan dasarnya, yaitu kepentingan public, perdamaian dan berakhirnya konflik adalah kepentingan publik. Jurnalisme damai juga merupakan jenis jurnalisme yang lebih mengarah pada penyampaian informasi yang berdampak pada perdamaian. <<Gatot Trilaksono>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s